sosok seorang pemimpin adalah sosok yang sangat mempunyai peran yang paling penting dalam berjalannya organisasi maupun instansi yang lain. banyak pengertian dengan pemimpin maupun kepemimpinan, tetapi yang jelas bahwa krepemimpinan adalah sebuah perilaku atau aktifitas yang bertujuan mempengaruhi orang lain guna untuk mencapai tujuan bersama. seorang pemimpin pun tidaklah cukup hanya karena mempunyai intlektual yang hebat, harta yang banyak tetapi seorang pemimpin juga harus mempunyai daya angooooooooon terhadap raknyatnya, seperti yang dikatakan oleh sastrawan indonesia Mh ainunnajib. daya angon adalah sebuah perilaku atau sikap yang mampu mengayomi seluruh rakyatnya secara universal, bukan atas nama golongan maupun pribadi nya sendiri.
fenomena inilah yang kini bangsa indonesia tidak dimiliki. seorang pemimpin kita hanyalah memenuhi segala aspirasi yang datang dari kalangan sendiri, dan akhirnya rakyat yang akan menanggung akibatnya. akankah bangsa ini akan kian bertambah maju tatakala pemimnya tidak bisa bersikap objektif dalam kebijakannya.
setelah 67 tahun bangsa ini merdeka, banyak sekali bangsa ini mengukir sejarahnya sendiri. yang paling disayangkan adalah pendidikan sejarah dibangsa ini yang tidak secara objektif pada kenyataan yang ada, sehingga maintrem dari anak bangsa juga mendapatkan efek negatif dari pendidikan tersebut.pendidikan yang sekitranya akan menciptakan kader bangsa yang handsal dan mampu membawa perubahan bangsa ini kedepan lebih baik, belum pada porsinya hari ini. dalam tulisan ini saya mengatakan, bahwa pendidikan kita tak ubahnya seperti dunia bisnis. hal ini terbukti, bahwa lembaga pendidikan kian rame memesang panplet, sepanduk, dan iklan yang lain diawal tahun pendidikan. dari hal ini juga dapat disimpulkan bahwa mutu kuantitaslah yang menjadi prioritas bukan pada mutu kualitas. dengan sistem inilah bangsa kita kan menjadi bangsa yang maju????? jauh dari prediksi tentunya. dunia pendidikan sebenarnya mempunyai peran yang paling dominan juga dalam proses kaderisai bangsa, karena kita ketahui bersama bahwa pemuda hari ini yang akan menjadi pemimpin masa depan. tetapi pemimpin yang kaya apa yang di bentuk hari ini oleh lembaga lebaga yang membidanginya.
salah satu permasalahan mengapa dunia pendidikan ini belom berhasil dalam perjalannnya, saya mengatakan, bahwa alasanya adalah berlakunya selembar kertas yang kita sebut ijasah sebagai pokok dari apapun yang kaitan dengannya.seperti profesi, jabatan, pekerjaan,dan lain sebagainya. memang segala sesuatu itu ada nilai positif dan nilai negatifnya, tetapi dari sinilah bermunculan mafia mafia baru demi mendapatkan selembar kertas yang kita sebut sebagai ijazah.
berlanjuttttttttttt................
adalah sebuah wahana diskusi tentang kebangsaan, politik, budaya, religi, filsafat, ekonomi, tafsir, sejarah, dan disiplin keilmuan lainnya.
Popular Posts
-
Muqaddimah Qanun Asasi sebagai Garis Perjuangan dan Jati Diri NU: Pidato Rois Akbar Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari pada Saat didir...
-
A. Membumikan Aswaja Dinamika dan dialektika antara konservatisme yang selalu menengok Islam di masa lalu di satu sisi dan progresivisme,...
-
Sejak era Reformasi, pers di Indonesia dapat bernafas lega dalam alam kebebasan. Gerakan reformasi politik,ekonomi dan social ditandai deng...
-
Salahuddin dibesarkan sama seperti anak-anak orang Kurd biasa. Pendidikannya juga seperti orang lain, belajar ilmu-ilmu sains di samping se...
-
Pengertian dan Dasar Hukum Jual Beli 1. Pengertian Jual Beli Jual beli menurut bahasa, ialah menukarkan sesuatu dengan sesuatu. Menukar...
-
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Public relation adalah proses interaksi dimana public relation menciptakan opini publik sebagai in...
-
Hukum adalah sekumpulan peraturan yang berisi perintah dan larangan yang dibuat oleh pihak yang berwenang sehingga dapat dipaksakan pemberl...
-
BAB I PENDAHULUAN Dapatkah kita memprediksi apa yang akan terjadi beberapa tahun yang akan datang? Masa depan seperti apa yang akan ada. ...
-
BAB I PENDAHULUAN A little knowledge that acts is worth infinitely more than much knowledge that is idle (Kahlil Gibran) Setiap mak...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment